| No | Bulan Islam | Lama Hari |
| 1 | Muharram | 30 |
| 2 | Safar | 29 |
| 3 | Rabiul awal | 30 |
| 4 | Rabiul akhir | 29 |
| 5 | Jumadil awal | 30 |
| 6 | Jumadil akhir | 29 |
| 7 | Rajab | 30 |
| 8 | Sya'ban | 29 |
| 9 | Ramadhan | 30 |
| 10 | Syawal | 29 |
| 11 | Dzulkaidah | 30 |
| 12 | Dzulhijjah | 29 (30) |
Keterangan:
Tanda kurung merupakan tahun kabisat dalam kalender Hijriyah dengan metode sisa yaitu 3-3-2 yang berjumlah 11 buah yaitu 2,5,8,10,13,16,18,21,24,26 dan 29.
Arti bulan-bulan Islam
1. Muharam: berarti terlarang atau suci. Pada bulan ini kaum Arab biasa menahan diri/melarang untuk berperang.2. Shafar: diberi nama demikian karena bangsa Arab biasa meninggalkan rumah-rumah mereka untuk berdagang atau memerangi musuh. Sebagian juga berpendapat mereka biasa meninggalkan rumah ke negeri yang lebih sejuk untuk menghindari panas.
3. Rabi` al-Awwal: diberi nama demikian karena biasanya bersamaan dengan datangnya musim semi yang sejuk.
4. Rabi` al-Akhar: ini adalah paruh kedua dari musim semi dan memasuki musim dingin.
5. Jumada al-Ula: pada bulan ini, air terkadang membeku karena dinginnya musim.
6. Jumada al-Ukhra: ini adalah bulan kedua dari musim dingin.
7. Rajab: berasal dari kata bahasa Arab yang berarti men-sucikan sesuatu. Bulan ini merupakan salah satu dari bulan-bulan haram, di mana perang dilarang.
8. Sya’ban: berasal dari kata tasy’aba yang berarti pergi ke berbagai arah atau memencar. Bangsa Arab biasa pergi ke segala penjuru untuk mencari air, atau mencari nafkah atau memerangi musuh.
9. Ramadhan: kata Ramadhan berakar dari kata ar-ramdha yang menunjukkan suasana cuaca yang panas.
10. Syawwal: berasal dari kata tasyawwala yang berarti sedikitnya atau langkanya produksi susu dari unta-unta betina. Syawwal juga berarti naiknya suhu udara ketika memasuki musim panas.
11. Dzulqaidah: merujuk kepada kebiasaan orang Arab untuk duduk-duduk di rumah mereka, menghindari panas dan menolak berperang. Bulan ini juga merupakan salah satu bulan haram.
12. Dzulhijjah: dinamai demikian karena pada bulan inilah dilaksanakan prosesi ibadah Haji.








0 komentar:
Posting Komentar